Kamis, Maret 05, 2009

Memetakan Batas Desa dan Kecamatan di Cilacap Menggunakan Satelit

.

Pagi ini aku mencoba-coba buka-buka internet, berhubung lagi ga ada kerjaan jadi bukanya juga ngawaur aja. Molai dari detik.com, buat liat nilai tukar rupiah terhadap dolar, sampe Friendster juga aku kunjungin cuma buat sekedar komen sekalian menyapa temen-temen di YM (Yahoo Messenger).

Tiba-tiba aja aku kepikiran buat nyari kota kelahiranku di Dunia Maya, Sapa tahu ja ada info yang terlewatkan dari kota ini, soalnya aku emang KUPER kalo ditanya soalkota kelahiranku. hehehehehe

Pas lagi molai meluncur ke TKP, eh langsung dianter ke alamat web www.cilacapkab.go.id itu web pemerintah kabupaten Cilacap. Dan disitu ada info yang keren, ternyata kabupaten ini sudah berbasis IT juga dalam pemetaan Desa dan Kecamatan.

Sejak Akhir tahun 2008 Kabupaten Cilacap sudah punya peta batas administerasi desa dan kecamatan yang katanya akurat (tapi ga tau juga soalnya aku juga belom liat) peta ini dalam format digital dan cetak. Katanya peta digital ini sudah bisa diakses lewat web, tapi udah aku cari di Web-nya ko ga ketemu, kau yang ga teliti apa emang belum di masukin ke Web-nya. Heheheheh. Atau bisa juga kalian lihat lewat Google Earth.

Menurut Kepala Bapeda Cilacap, Drs Ajar Mugiono melalui Kabid Perencanaan Pembangunan Daerah Hamzahmenjelaskan kalau dari hasil pemetaan batas desa secara digital diketahui bahwa ternyata luas wilayah Kabupaten Cilacap lebih luas, dari yang selama ini diketahui yakni seluas 225.360,84 hektar. Hasil pemetaan batas desa secara digital dan dihitung secara teliti menggunakan software Er mapper luas Kabupaten Cilacap bertambah menjadi 9.436,56 hektar. Dengan demikian luas wilayah Kabupaten Cilacap seluruhnya adalah 234.797 hektar. Hasil pemetaan batas menggunakan tekhnologi mutakhir tersebut merujuk kepada berbagai dokumen dan data-data penting yang terkait dengan batas wilayah sebagai rujukan.

Dan tambahan dari Hamzah, selain merujuk dari berbagai dokumen telah pula dilakukan survei lapangan dengan melakukan verifikasi ke masing-masing kantor pemerintahan kecamatan yang kemudian diteruskan ke desa-desa. Berbagai instansi terkait di lingkungan Pemkab Cilacap ikut serta berperan aktif dalam bentuk rapat koordinasi,seperti BPN, Dinas Kehuatan,Perhutani, BPKSA, Kantor pemerintah Kecamatan dan Desa.

Dikatakan, peta batas administrasi desa sekaligus batas wilayah itu dapat diakses oleh semua pihak. Diharapkan dengan adanya peta digital ini dapat memberikan kontribusi yang besar dalam perencanaan dan pengelolaan pembangunan bagi semua instansi terkait dilingkup Kabupaten Cilacap. Pemetaan tersebut memberikan data luas desa dan kecamatan baru yang sesuai dengan kondisi eksisting di lapangan.Dalam Proses alih teknologi dan pengembangan SDM Kabupaten Cilacap, telah diberikan pelatihan teknis penggunaan teknologi satelit mutakhir khususnya untuk pemetaan batas wilayah, sumberdaya alam, perencanaan wilayah dan evaluasi kawasan, yang diikuti oleh 30 peserta dari berbagai dinas dan instansi terkait.

Mungkin melalui permulaan ini masyarakat Kabupaten Cilacap bisa memanfaat kecanggihan IT untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, apa lagi sekarang katanya sudah ada Hotspot di Alun-alun kota Cilacap. Wah makin maju aja ini kota, soalnya udah lama ga ke Cilacap. Hehehehehe

    Interaktif