Malam ini aku molai membalas sapaan pengunjung blogku yang meninggalkan pesan pada buku tamu yang terpasang di sebelah kanan bagian blogku, maklum blog baru jadi mesti rajin silaturahmi ke-blog yang lebih Senior (ini petuah dari Seniorku didunia aneh ini). Aku molai menyambangi blog satu demi satu berurutan dari pesan yang terbawah sampe terahir. Dari sekitar 45 pesan (untuk blogku yang baru lahir, 45 pengunjung ini aku udah seneng) dan salah satunya ada pesan dari “MEDIA KITA : Blog keren wajib unjuk gigi! Buktikan di sini link”, dalam pikiranku giginya sapa yang mau ditunjukin (orang ini blog baru, sama Google dan Yahoo aja belum dianggap ada) tapi is oke aku kunjungin juga. Beneran ternyata ada Lomba Web atau blog, wah ga terlintas dalam pikiranku untuk ikut. Ini kan blog baru manamungkin bias menang. Aku cepet aja isi buku tamu udah jam 01.15 soalnya. Setelah selese mengunjungi semua blog yang sudah mampir ke blogku, langsung deh ambil selimut sama bantal pokonya ambil posisi tidur. Eh ga taunya aku malah susah tidur gara-gara mikirin sepotong kalimat yang aku lihat dalam artikel yang dimuat oleh http://sebuaharti.blogspot.com, bukan karena judul artikelnya yang membuat aku ga bias tidur, tapi sepotong kalimat yang dicetak tebal, mungkin supaya kelihatan atau memaksa pengunjung blog itu berfikir seperti aku. Kalimat itu pendek, hanya terdiri 3 suku kata…."GERAKAN INDONESIA BANGKIT" …inilah kalimat yang memaksa mataku melotot. Sebaliknya aku sama sekali tidak ingat dengan kalimat Lomba Desain dan Penulisan di Website/ Blog pada judul yang dicetak jauh lebih besar.
Waduh pak de….,bu de…. (ini kata-kata andalanku) pusing aku nih……. . Yang saya piker kan itu, “ iya yah kenapa kita ga ngadain gerakan Indonesia bangkit, Negara kita ini sedang terpuruk kenapa kita membuat perubahan agar Negara kita ini bias bangkit dari keterpurukan”. Aku langsung bangun dari tempat tidur, ku hidupin lagi itu komputer, maklum anak kos yang nempatin kamar ukuran 2,75 X 2,50 meter, jadi semua ngumpul dikamar ini molai dari lemari pakean, akuarium, komputer, rak buku, meja belajar, masih banyak lagi maklum udah 3 tahun kos jadi barang-barangnya numpuk banyak.
Saat itu juga aku mutusin buat ikut lomba ini, bukan karena ngincer hadiahnya tapi lebih karena kalimat "GERAKAN INDONESIA BANGKIT" yang udah buat aku ga bias tidur. Konsep artikel molai aku buat, tapi berhubung aku ga jago dalam hal kayak gini ya hasilnya nol. Aku putusin buat langsung aja ngarang ga usah konsep-konsepan, amburadul ya itu resiko yang baca. Hahahahahaha. Orang ga bias ngarang disuruh ngarang ya gini hasilnya.
Tapi dari jerih payahku itu terbentuk satu karangan yang berjudul ANDAI AKU BERTEMU PAK PRESIDEN artikel itu aku buat sebage rasa solidaritas mendukung gerakan Indonesia bangkit. Tapi mungkin kalo beneran ketemu langsung aku lupa semua soalnya tegang, gerogi, keringat dingin (soalnya aku orangnyapemalu) ....hehehehe. Jadi aku buat aja artikel, terus aku sampein lewat http://sebuaharti.blogspot.com aja. Ya itu gambaran pertanyaan dan reaksiku kalo aku ketemu bapak presiden.
Kalo kalian ingin tau apa yang saya lakukan bila bertemu bapak presiden, baca aja ANDAI AKU BERTEMU PAK PRESIDEN
Artikel ini aku buat untuk mendukung program GERAKAN INDONESIA BANGKIT yang diadakan oleh http://sebuaharti.blogspot.com
Minggu, Januari 18, 2009
Ga Bisa Tidur Gara-Gara GERAKAN INDONESIA BANGKIT
Label: ceritaSelasa, Januari 13, 2009
Gerhana Matahari Menyapa Indonesia
Label: fenomena alam, gerhana, infoHelo temen-temen ada kabar baru nih yang Q dapat dari baca-baca diforumku....yaitu soal gerhana matahari. Setelah sekian lama tidak terjadi dinegara kita ini akhirnya Gerhana matahari akan segera menyapa nusantara ini. Tidak tanggung-tanggung kawan, ini 3 gerhana matahari terjadi secara berturut-turut akan melewati Indonesia dalam rentang waktu 2009-2010. waw keren.....(iya memang jarang) Tapi Sayangnya, tidak semua bagian di wilayah Indonesia dapat melihat fenomena ini. Karena, ketiga gerhana ini cuma melewati bagian barat dan utara Indonesia saja.
Pada tahun 2009 ini tercatat ada dua gerhana matahari yang akan melewati Indonesia yakni pada tanggal 26 Januari 2009 dan tanggal 21 atau 22 Juli 2009, dan gerhana
matahari akan kembali menyapa pada tanggal 15 Januari 2010. Fenomena ini
sangat disayangkan untuk dilewatkan, karena gerhana matahari baru akan
menyapa kembali pada tahun 2016 (masih lama tu mas.....), iya memang masih 7 tahun lagi baru akan terjadi lagi. Ya kalo kita masih bisa menyaksikan, sapa tau aja Tuhan berkata lain....(ceile agamis banget) biyasa gue gitu, hehehehehe (weh..weh...weh ko malah jadi kepedean gitu)
Oke lebih rincinya waktu dan dimana bisa dilihat itu seperti ini:
1.Gerhana Matahari Sebagian tanggal 26 Januari 2009
Gerhana pertama dalam tahun ini adalah gerhana pada tanggal 26 Januari 2009 yang bertepatan pada hari libur Imlek. Gerhana ini dapat dilihat oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia molai dari Banda Aceh sampai Ambon.
Bagi yang tinggal di daerah Lampung, Samarinda dan Teluk betung, bulan menutup hampir seluruh bagian matahari. Gerhana ini terjadi pada waktu sore hari sekitar pukul 15.00-16.00.
Yang perlu diperhatikan bahwa jenis gerhana ini adalah gerhana matahari anular atau bukan total artinya ukuran bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh piringan matahari. Berbeda dengan gerhana matahari total di mana bulan menutupi seluruh piringan matahari. Jadi, untuk melihatnya, perlu digunakan lensa pelindung mata, serta bagi fotografer, ingat untuk melindungi lensa kameranya sebelum mengabadikan fenomena langka ini.
2. Gerhana Matahari Total, tanggal 22 Juli 2009
Sayangnya Gerhana ini cuma dapat dinikmati oleh mereka-mereka yang tinggal dibagian utara Indonesia seperti: Banda Aceh, Jayapura, Manado, Medan, Padang, Palu, Pekanburu, Pontianak, Samarinda, Sorong, Ternate. Jenis Gerhana ini adalah gerhana Matahari Total, namun di Indonesia bulan hanya akan menutup sebagian kecil dari matahari. Jika ingin melihat gerhana matahari total ini secara full, kalian bisa ke Shanghai, karena dari sanalah Bulan akan menutupi seluruh bagian matahari.
3. Gerhana Matahari 15 Januari 2010
Fenomena alam ini hanya bisa dinikmati oleh mereka yang tinggal dibagian utara dan barat Indonesia seperti: Balikpapan, Banda Aceh, Tanjungkarang Telukbetung, Bandung, Banjarmasin, Bengkulu, Jakarta, Manado, Medan, Padang, Palembang, Palu, Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, Semarang, Surakarta, Yogyakarta. Sedang bagian Timur Indonesia sudah keburu malam ketika bayangan bulan melewati bagian sana.
Sama halnya dengan gerhana Juli 2009, bulan cuma akan menutup sebagian matahari saja. Karena pusat jalur Gerhana Matahari ini melewati daerah India dan Cina sana, sehingga di Indonesia cuma tertutupi sebagian kecil bayangan Bulan.
Jadi kalo kalian mau lihat Gerhana Matahari total....Maen aja ke Shanghai tanggal 22 juli nanti....apa ke india dan cina pada tanggal 15 januari 2010 besok, ya sambil liburan gitu....masa liburan cuma ke Ngasem (pasar burung di Jogja) aja.
Oke ungkin begitu saja infonya.....kalo mau cari info yang lebih banyak buka aja Google atau Yahoo, disana mesti lebih banyak infonya dari pada ini.
Jumat, Januari 09, 2009
Aku Mencintaimu Karena Engkau Adalah Jalanku Untuk Mencintai Allah
Label: cerita, cerita kehidupanHari itu di pemakaman, siang begitu terik dan menyengat. Para pelayat yang kebanyakan berbaju hitam memadati lokasi pemakaman. Di antara begitu banyak orang, wanita cantik itu berdiri mengenakan pakaian dan kerudung berwarna putih, ekspresi tenang terlihat di raut wajah yang tersaput kesedihan.
Pada saat penguburan berlangsung, sebelum jenazah dimasukkan ke liang lahat, wanita itu mendekati jenazah yang terbungkus kain kafan kemudian mencium bagian kening jenazah dan membisikkan kata-kata tak terdengar dengan perasaan dan suasana yang sulit kulukiskan. Aku melihat keharuan di antara para pelayat menyaksikan adegan itu.
Wanita itu adalah istri dari laki-laki yang pada hari itu dikubur. Setelah acara penguburan selesai satu persatu pelayat mengucapkan kalimat duka cita kepada wanita tersebut yang menyambut ucapan itu dengan senyuman manis dan kesedihan yang telah hilang dari wajahnya, seolah-olah pada saat yang seharusnya menyedihkan itu dia merasa bahagia.
Kudekati wanita itu.
"Kak, yang sabar ya, insya Allah abang diterima dengan baik di sisi-Nya," ujarku perlahan. Dia menatapku dengan senyuman tanpa kata-kata. Rasa penasaran menyeruak dalam hatiku melihat ekspresinya. Tapi perasaan itu tidak kuungkapkan.
Beberapa hari setelah pemakaman itu, aku datang ke rumah wanita itu.
Kudapati ia sedang mengurus kembang mawar putih seperti apa yang sering
dilakukannya. Kusapa dia dengan wajar, "Assalaamu'alaikum, sedang sibuk
kak?" tanyaku
"Wa'alaikusallam. .. Oh adik, ayo duduk dulu," jawabnya seraya membereskan perlengkapan tanaman.
"Saya mengganggu kak?" tanyaku lagi,
"Kenapa harus mengganggu dik, ini kakak sedang menyiapkan bunga untuk dzikir nanti malam," jawabnya.
Sesaat setelah jawaban terakhir suasana hening terjadi di antara kami.
Dengan hati-hati kuajukan perasaan yang selama beberapa hari mengganjal di hatiku. "Kak, apakah kakak tidak merasa sedih dengan kepergian abang?" tanyaku.
Dia menatapku dan berkata, "Kenapa adik bertanya seperti itu?"
Aku tidak segera menjawab karena takut dia tersinggung, dan, "Karena kakak justru terlihat bahagia menurut adik, kakak tersenyum pada saat pemakaman dan bahkan tidak mencucurkan airmata pada saat kepergian abang," ujarku.
Dia menatapku lagi dan menghela nafas panjang. "Apakah kesedihan selalu
berwujud air mata?" Sebuah pertanyaan yang tidak sanggup kujawab. Kemudian dia meneruskan kembali perkataanya. "Kami telah bersama sekian lama, sebagai seorang wanita aku sangat kehilangan laki-laki yang kucintai, tapi aku juga seorang istri yang memiliki kewajiban terhadap seorang suami. Dan keegoisanku sebagai seorang wanita harus hilang ketika berhadapan dengan tugasku sebagai seorang istri," katanya tenang.
"Maksud kakak?" aku tambah penasaran.
"Sebuah kesedihan tidak harus berwujud air mata, kadang kesedihan juga
berwujud senyum dan tawa. Kakak sedih sebagai seorang wanita tapi bahagia sebagai seorang istri. Abang adalah seorang laki-laki yang baik, yang tidak hanya selalu memberikan pujian dan rayuan tapi juga teguran. Dia selalu mendidik kakak sepanjang hidupnya. Abang mengajarkan kakak banyak hal. Dulu abang selalu mengatakan sayang pada kakak setiap hari bahkan dalam keadaan kami tengah bertengkar. Kadang ketika kami tidak saling menyapa karena marah, abang menyelipkan kata sayang pada kakak di pakaian yang kakak gunakan. Ketika kakak bertanya kenapa? abang menjawab, karena abang tidak ingin kakak tidak mengetahui bahwa abang menyayangi kakak dalam kondisi apapun, abang ingin kakak tau bahwa ia menyayangi kakak. Jawaban itu masih kakak ingat sampai sekarang. Wanita mana yang tidak sedih kehilangan laki-laki yang begitu menyayanginya? Tapi ..."
Dia menghentikan kata-katanya.
"Tapi apa kak?" kejarku.
"Tapi sebagai seorang istri, kakak tidak boleh menangis," katanya tersenyum.
"Kenapa?" tanyaku tidak sabar. Perlahan kulihat matanya menerawang.
"Sebagai seorang istri, kakak tidak ingin abang pergi dengan melihat kakak sedih, sepanjang hidupnya dia bukan hanya laki-laki tapi juga seorang suami dan guru bagi kakak. Dia tidak melarang kakak bersedih, tapi dia selalu melarang kakak meratap, kata abang, Allah tidak suka melihat hamba yang cengeng, dunia ini hanya sementara dan untuk apa ditangisi."
Wanita itu melanjutkan, "pada satu malam setelah kami sholat malam
berjamaah, abang menangis, tangis yang tidak pernah kakak lupakan, abang berkata pada kakak bahwa jika suatu saat di antara kami meninggal lebih dahulu, masing-masing tidak boleh menangis, karena siapa pun yang pergi akan merasa tidak tenang dan sedih, sebagai seorang istri, kakak wajib menuruti kata-kata abang."
"Pemakaman bukanlah akhir dari kehidupan tapi adalah awal dari perjalanan, kematian adalah pintu gerbang dari keabadian. Saat di dunia ini kakak mencintai abang dan kita selalu ingin berada bersama dengan orang yang kita cintai, abang adalah orang baik. Dalam perjalanan waktu abang lah yang pertama kali dicintai Allah dan diminta untuk menemui-Nya, abang selalu mengatakan bahwa baginya Allah SWT adalah sang Kekasih dan abang selalu mengajarkan kakak untuk mencintai-Nya. Saat seorang Kekasih memanggil apakah kita harus bersedih? Abang bahagia dengan kepergiannya. Dalam syahadatnya abang tersenyum dan sungguh egois jika kakak sedih melihat abang bahagia," sambungnya.
Tanpa memberikan kesempatan untuk aku berkata, serangkaian kata terus
mengalir dari wanita itu,
"Kakak bahagia melihat abang bahagia dan kakak ingin pada saat terakhir
kakak melihat abang, kakak ingin abang tau bahwa baik abang di dunia maupun di akhirat kakak mencintainya dan berterima kasih pada abang karena abang telah meninggalkan sebuah harta yang sangat berharga untuk kakak yaitu cinta pada Allah SWT. Dulu abang pernah mengatakan pada kakak jika kita tidak bisa bersama di dunia ini kakak tidak perlu bersedih karena sebagai suami istri, kakak dan abang akan bertemu dan bersama di akhirat nanti bahkan di surga selama kami masih berada dalam jalan Allah. Dan abang telah memulai perjalanannya dengan baik, doakanlah kakak ya dik semoga kakak bisa memulai perjalanan itu dengan baik pula. Kakak sayang abang dan kakak ingin bertemu abang lagi."
Kali ini kulihat kakak tersenyum dan dalam keheningan taman aku tak mampu berkata-kata lagi.
Cinta 23,99999999999 Karat
Aku sangat menikmati saat-saat kesendirianku seperti sekarang ini... waktu dimana segalanya adalah milikku seorang... tidak perlu terlalu pusing dengan birokrasi bertele-tele untuk sekedar menghirup udara segar di luar dan bercengkrama dengan matahari sesukaku...berlari sejenak dari belenggu aktifitas yang mengurung langkah kecilku... totally free!!
Dalam balutan jeans setengah belel dan t-shirt putih kebangsaan, sekarang aku sudah ikut bergelantungan dengan belasan penumpang lainnya di sebuah angkutan kota...phiuuuhhh...untung saja aku berdiri cukup dekat dengan pendingin ruangan, kalau tidak...aroma beraneka warna bisa mengusik ketenanganku siang ini...
Perlahan pintu bus terbuka ketika berhenti di depan halte tujuan...ringan kulangkahkan kaki dan tak lama kemudian sudah ikut berbaur dalam lautan manusia... ekspresi dan reaksi mereka adalah hal yang sangat menarik untukku... secara pribadi, aku memang menyukai seni 'How to Dealing with People'... berpikir dan mencerna dalam hati...untuk kemudian tersenyum sendiri...hehehe, untung saja selama ini tidak pernah ada yang menganggap aku gila karena kerapkali tersenyum dalam kesendirian....
Tumpukan botol softdrink di hadapanku tampak begitu menggiurkan di siang hari yang menyengat ini... perlahan aku menghampirinya dan segera berubah pikiran saat aku menemukan sekotak sari kacang hijau dingin juga ada disana... yaa, aku memang pecandu kacang hijau...
Mengambil posisi duduk dekat dengan kios minuman ini, aku kembali melakoni fantasiku, bercengkrama dengan orang-orang yang lalu lalang melalui imajinasiku...
Namun sepasang manusia ini begitu menarik untuk terus kupandangi... mereka tampak begitu mesra dan saling menyayangi...sesekali sang pria mengusap peluh di kening kekasihnya yang masih juga tersipu malu-malu... mereka terus bercengkrama seolah tidak ada seorangpun disekitar mereka...aku tersenyum sendiri memperhatikan tingkah polahnya...
Kalau mereka adalah sepasang pria dan gadis belia...mungkin apa yang mereka pertontonkan tidak akan menjadi terlalu istimewa bagiku... tapi mereka adalah pasangan yang kutaksir berumur sekitar kepala enam... gosshh!!
Hmm, jujur aku merasa iri dengan apa yang mereka miliki berdua... tapi mungkin ini bukan perasaan iri...tapi lebih kepada rasa ingin tahu...bagaimana caranya mereka bisa terus mempertahankan kemesraan setelah sekian lama bersama...
Aku melangkah pasti ke arah mereka untuk kemudian pura-pura menjatuhkan music playerku dekat dengan kaki sang nenek... Mereka berdua tersenyum ke arahku... spontan lelaki tua ini menunduk dan membantuku untuk memungutnya... aku segera berucap maaf ...
Tidak sulit untuk memulai suatu percakapan yang hangat dengan mereka... sampai akhirnya aku mengutarakan secara jujur rasa ingin tahu yang berkecamuk...
Sang kakek seraya terus menggenggam tangan kekasihnya berucap 'aku sudah berkomitmen pada diriku sendiri untuk mencintainya seumur hidupku...kurasa itulah yang membuat kami mampu bertahan untuk terus bersama setelah melewati begitu banyak peristiwa'... tidak mau kalah... sang nenekpun berkata 'aku sudah mengikatkan diriku penuh kepadanya, menutup mata dan hatiku dari dunia lain selain dia'...
Wowww....
Setengah terbelalak aku mengagumi ekspresi yang telah mereka ikrarkan entah untuk yang kesekian kalinya tanpa malu... sang nenek menyentuh bahuku dan berkata 'Nak, kasih itu lebih dari sekedar perasaan, kasih itu adalah suatu keputusan...bukan kasih yang membuat suatu hubungan menjadi langgeng, melainkan komitmen kita terhadap janji yang diikrarkan... Karena itu pertimbangkanlah dengan baik sebelum membuat janji, jangan sampai kau ingkari suatu hari nanti dan akhirnya hanya merusak karya tanganmu sendiri'
Tanpa sadar aku menganggukkan kepala berulang kali...suatu petuah yang manis sekali pikirku...
Aku membalas ucapan sang nenek dengan senyuman dan berkata 'terima kasih untuk wejangannya nek, hmm... mungkin sebotol air mineral tidak akan cukup untuk membalasnya, tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali, iya 'kan?'.... mereka tergelak dan menyetujui tawaranku...
Tanpa membuang waktu lagi aku segera beranjak, namun aku lupa bertanya... mereka menyukai minuman dingin atau tidak yaa? saat berpaling untuk memastikan hal tersebut... mereka telah lenyap dari hadapanku... yaa, pasangan istimewa itu telah menghilang... ini tidak mungkin, aneh sekali!! Mereka tidak mungkin berlalu secepat itu...
Aku menarik nafas dan berpikir... apakah mereka memang sengaja dikirim untuk menjawab prahara sesungguhnya dalam hatiku? yaa, terkadang TUHAN memang suka bercanda....